Rngkasbitung, 25 Maret 2011
karena dia kiita bangkit
karena dia kita berdiri
karena dia langkah kita teriringi
dia sang penyanggah kegundahan dikala gelisah
ribuan kepala dia ayomi
ratusan serbitan hati, dia tutupi luka nya
engkau yang selalu menyirami kami dengan percikan nasihatmu
ketika hati terpuruk dalam kedilemaan
engkau selalu setia mendaratkan sebuah senyuman
disaat kami tersungkur... terlupa...
dalam jurang ketinggian
tak pernah lelah kau ingat kan
mulut kami bisu kaku
tubuh kami terpaku dalam lesu
gelap seluruh yang kami pandang
sejak kami yang seolah disibukkan oleh bahtera kehidupan kami
kau tetes kan embun di saat saat lelah kami
engkau adalah kotak
yang tak pernah penuh terisi keluh kesah kami
Terimakasih Abii...
kau yang telah menampung semua beban hati kami...
kami, menyayangimu...
by : Viiyans Ville
karena dia kiita bangkit
karena dia kita berdiri
karena dia langkah kita teriringi
dia sang penyanggah kegundahan dikala gelisah
ribuan kepala dia ayomi
ratusan serbitan hati, dia tutupi luka nya
engkau yang selalu menyirami kami dengan percikan nasihatmu
ketika hati terpuruk dalam kedilemaan
engkau selalu setia mendaratkan sebuah senyuman
disaat kami tersungkur... terlupa...
dalam jurang ketinggian
tak pernah lelah kau ingat kan
mulut kami bisu kaku
tubuh kami terpaku dalam lesu
gelap seluruh yang kami pandang
sejak kami yang seolah disibukkan oleh bahtera kehidupan kami
kau tetes kan embun di saat saat lelah kami
engkau adalah kotak
yang tak pernah penuh terisi keluh kesah kami
Terimakasih Abii...
kau yang telah menampung semua beban hati kami...
kami, menyayangimu...
by : Viiyans Ville
Tidak ada komentar:
Posting Komentar